Neeraj Chopra Bersinar Namun Penipu Doping Juga Berkembang

mas tak kunjung datang, demikian pula dengan nomor lari 90m, tetapi Neeraj Chopra adalah bintang atletik India yang tak terbantahkan selama satu tahun lagi, bahkan saat olahraga itu sendiri terus berjuang melawan kecurangan narkoba sambil mencoba menegaskan dirinya di kancah internasional dengan mendatangkan acara-acara berbiaya besar ke negara tersebut.

Atlet lempar lembing berusia 26 tahun ini gagal mempertahankan medali emas Olimpiade, tetapi menjadi atlet India tersukses di semua cabang olahraga perorangan dengan medali perak di Olimpiade Paris. Ia juga menempati posisi kedua di Final Liga Diamond yang bergengsi.

Patut dipuji, ia meraih kedua penghargaan itu meski sempat mengalami cedera. Cedera otot adduktor (masalah yang berhubungan dengan otot paha) mengganggunya menjelang Olimpiade Paris dan patah tulang di tangan kirinya menimpanya menjelang Final DL. Chopra kemudian mengatakan bahwa cederanya baik-baik saja.

Ia dikalahkan untuk meraih emas Olimpiade oleh atlet Pakistan Arshad Nadeem, yang mengejutkan dunia dengan rekor lemparan Olimpiade sejauh 92,97 m.

Di Final DL, Anderson Peters dari Grenada, yang berjuang setelah meraih gelar juara dunia berturut-turut pada tahun 2019 dan 2022, menyelesaikan comeback-nya dengan memenangkan gelar.

Pelajaran Bagi Chopra

Chopra dan mereka yang mengikuti perkembangannya terobsesi dengan jarak 90m. Tidak pernah ada interaksi di mana pemuda asal Panipat ini tidak ditanya kapan dan bagaimana ia akan melampauinya.

Tahun ini ia nyaris menang dua kali, salah satunya di final Olimpiade, tetapi itu tidak terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *